Satu Kalimat Menyayat

Pada suatu kisah hiduplah seorang gadis di sebuah desa.  Dia tak terlalu cantik, namun dia punya hati yang tulus dalam mencintai. Dia memiliki seorang kekasih seorang pangeran rupawan pujaan semua gadis di desanya. Perangai yang penyabar, lembut, dan begitu penyayang membuat sang gadis teramat mencintainya. Selama mereka menjalin hubungan tak pernah sang gadis merasakan kekecewaan dan kesedihan, bahkan ia tak bisa marah sedikitpun kepada kekasihnya itu. Waktu bergulir terasa begitu cepat berubah.

Seiring berjalannya waktu berbanding lurus pula dengan sikap sang pangeran rupawan terhadap sang gadis. Kesibukkannya dalam mengurus permasalahan istana membuatnya sedikit demi sedikit mengurangi intensitas perhatian kepada sang gadis. Sikap penyabar dan penuh kasih sayang sedikit demi sedikit memudar. Entahlah, apa itu hanya perasaan si gadis saja atau memang begitu nyatanya. Hal itu membuat hubungan mereka tak semanis dulu. Sang gadis pun mulai tidak percaya dan merasa kecewa. Dia mencoba untuk memberitahu kekasihnya tentang perasannya, namun pangeran pun merasa dirinyalah yang harus dimengerti. Keadaan semakin buram, segala hal sepele menjadi besar. Waktu terus berjalan dengan keadaan benar-benar tanpa kecocokan, tak ada lagi perasaan saling membutuhkan. Namun anehnya setiap setelah terjadi pertengkaran besar pada akhirnya mereka masih saling menyapa nantinya.

Hingga pada suatu ketika , mungkin inilah puncaknya. Mereka bertemu untuk membahas hubungan mereka. Pembahasan dimulai dari ungkapan perasaan masing-masing. Namun selalu terselip keegoisan dari setiap kalimat yang terucap. Keduanya sama-sama keras kepala. Mungkin inilah puncaknya satu kalimat menyayat keluar dari mulut sang pangeran. Sang gadis menyampaikan bahwa dirinya hanya tak ingin jika suatu saat mereka menikah sikap pangeran masih seperti ini, banyak gangguan dan tak ada ketenangan. Namun jawaban sang pangeran sunggh diluar dugaan, dia menjawab ” Tenang, aku akan selalu berdoa agar kita tak akan pernah berjodoh. ”  Pupus sudah perasaan sang gadis, antara malu dan kecewa. Ia malu karena ia terlalu berharap untuk mengarungi kehidupan bersama sang pangeran namun tidak untuk sebaliknya.

Sejak saat itu sang gadis merasakan kekecewaan mendalam. Terkadang ia masih sering berharap sang pangeran akan menjadi pendampingnya kelak, namun kalimat menyayat itu selalu terngiang. ” Bukankah ia selalu berdoa agar kami tak pernah akan bersatu, pantaskah aku masih mengarapkannya?” gumam si gadis dalam hati. Mungkin Tuhan akan mengabulkan doanya.

Sang gadis pun pergi dari kehidupan sang pangeran dengan membawa luka yang teramat dalam.

The End.

*cerita ini hanya karangan dan fiktif belaka, apabila terjadi kesamaann kisah harap diambil ibroh nya saja.

About Anggun Primadona

Anggun Primadona, 25 Februari 1993, FKIP Matematika 2011 Universitas Sriwijaya

Posted on July 16, 2013, in Kisah, Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Evi Sapinatul Bahriah

evisapinatulbahriah.wordpress.com

Ani Mutia K.

Celotehan Tya :)

Pendidikan Matematika

Sumber belajar matematika online

Aria Turns

Ada yang mau baca blog mengenai matematika, gak ya...??

Math Problem Cases

How mathematics should be learned

Mutiara Keluarga

"Berhentilah mengejar kesempurnaan, lakukan saja apa yang kau bisa, lalu perbaiki sambil belajar"..

Solmathman

Mathematics Resources in Education & Science for Students and Teachers site

Mathematics is in our lives

Just Enjoy Your Math

X-Math

Kalimat: Kumpulan Ilmu Matematika

BERMATEMATUALANG ( Belajar Matematika Unik, Asyik, Lucu, dan Menyenangkan)

Mathematics as a human activity (Freudhental : 1991)

xy - Math

Source and Share About Mathematics

MATHE

" Math Education Blog "

debynasriyansyah

A topnotch WordPress.com site

YU_Math

Karya Anak Matematika

CAMERA MATEMATIKA

Yunita Sari Manalu

Yeni Widiastuti

Smile! You’re at the best Mathematics site ever

P4MRI UNSRI

Potret Aktivitas PMRI di Unsri Sumsel

Smurf_Math ^.^

Always together with Math

Sebel Matematika

Senang Belajar Matematika

Super SoulMath

All about Education,Mathematics in ICT

METAMATIKA

matematika merangkai nusantara

Math's Rainbow

When you can see the beauty of mathematics

(MaBelMAT) Mari Belajar Matematika Bersama

FKIP MATEMATIKA UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Math Zone

Merangkai Matematika Mengubah Dunia

%d bloggers like this: